Fleet Management & Maintainance Solo Area at PT. Nusantara Express Kilat (SPX Express) (2025-11 – 2026-07)
- Monitoring maintainance dan administratif total 180 unit (75 unit gudang utama, 15 unit inter dc, 90 unit gudang terakhir ke soloraya)
- Support Incab dan Survey Rute untuk rating uang jalan driver dan rute yang dilalui, meliputi kondisi jalanan pada rute tersebut, waktu tempuh, dan konsumsi bbm.
- Mengatur jadwal bengkel dan memastikan unit sudah masuk bengkel/sudah dikunjungi bengkel sesuai jadwal yang telah ditentukan.
- Menjalin komunikasi dan dapat berkoordinasi dengan pihak vendor unit terkait pengajuan maintainance, asuransi dan administratif total 40 vendor yang berbeda.
- Support penanganan laka dan negoisasi dengan pihak lawan serta mengumpulkan dokumen yang diperlukan untuk proses asuransi (surat keterangan damai, surat tuntutan, surat keterangan polisi, dll)
- Support penanganan unit trouble disaat operasional (siang & malam), dan melakukan komunikasi dengan vendor bengkel yang dapat support secepatnya sehingga tidak mengganggu operasional unit.
- Melakukan briefing dengan driver pada pagi dan sore hari untuk selalu melakukan P2H sebelum keberangkatan, cek kondisi badan driver, dan selalu update di grup internal apabila ada kendala.
Mekanik at CV. Honda Ramajaya Motor (2023-07 – 2025-10)
- Menyediakan layanan dan menjawab pertanyaan konsumen dengan kualitas yang unggul.
- Memeriksa kondisi kendaraan untuk menentukan kerusakan atau malfungsi, dan melakukan penyetelan komponen apabila ditemukan komponen yang tidak pada standar semestinya.
- Melakukan perbaikan ringan maupun berat, mengganti atau menyesuaikan part sesuai standar pada buku pedoman reparasi.
Pre Delivery Inspection Man & Warehouse at CV. Honda Ramajaya Motor (2023-07 – 2025-10)
- Menjaga dan merawat stok unit pada gudang utama.
- Melakukan penyesuaian unit sebelum ke pengiriman, seperti pemasangan aki, pengisian bahan bakar, penyetelan instrumen kendaraan dan penggesekan nomor rangka dan nomor mesin.
- Mengatur jadwal keberangkatan unit ke customer sesuai urutan jarak tempuh agar konsumsi bahan bakar dan waktu tempuh menjadi efisien